Image

Pagelaran Budaya untuk Kelestarian Hutan Pulau Sumba

Pagelaran Budaya untuk Kelestarian Hutan Pulau Sumba

Waingapu, 23 Oktober 2018. Mempertahankan adat istiadat danbudaya suatu daerah dalam arus modernisasi saat ini sangatlahsulit. Untuk itulah, Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah menggelar pagelaran seni budaya dan festival lagu-lagu daerahse-Sumba tahun 2018. Acara ini rutin diselenggarakan setiaptahun agar masyarakat khususnya para remaja dapat lebihmengenal dan ikut melestarikannya.

Acara pagelaran diawali dengan pawai budaya dari perwakilanseluruh kabupaten di Pulau Sumba serta perwakilan daripaguyuban-paguyuban berbagai suku di Indonesia yang ada dantinggal di Pulau Sumba, antara lain Jawa-Madura, Dompu-Bima, Rote, Sabu, Flores, dan lain-lain. Dalam sambutannya yang disampaikan dalam acara pembukaan, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Tengah, Umbu Sawola, menyatakan bahwaevent ini diharapkan menjadi perekat persatuan dan kesatuandalam bermasyarakat dan berbangsa serta menjadikan media promosi untuk menarik wisatawan untuk berkunjung ke Pulau Sumba.

Acara pembukaan event yang akan diselenggarakan hinggatanggal 27 Oktober 2018 ini juga turut dihadiri Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I. Taman Nasional Manupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti (TN Matalawa) sebagai satu-satunya kawasan pelestarian alam di Sumba juga turut memberi kontribusi bagi kelestarian budayaSumba. Kearifan lokal masyarakat yang tinggal di sekitar TN Matalawa dalam mengelola hutan sebagai sumber penghidupanharus dapat diikuti oleh golongan muda sehingga hutan di Pulau Sumba tetap lestari.

Sumber : Balai Taman Nasional Manupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti

Informasi lainnya klik disini